CurHat Seorang Karyawati

Sebut saja nama saya L, kelahiran kota J…oalahhh repotnya mau bikin versi Oh Mama Oh Papa, hehehe. Inti cerita, gua lagi sebel + mangkel + BT sama boss gua yang pernah gua ceritain di sini dan sini. Ini orang emang bener-bener unik, masa sampe 1 kantor pada sebel sama dia lho. Cuma sayangnya, kantor ga bisa mecat karena ga ada bukti yang kuat. Iyah, dia termasuk jago ngomong, jadi supervisornya dia yah percaya-percaya aja gituh.

Masa yah, kemaren ini dia kirim instant message dan bilang gini : Hi Linda, Just a gentle reminder that IM (Instant Messenger) is for minimum work communication only.

Ugh, gua kan kaga chatting molo kerjanya, terkadang yah baca blog atau malah nulis blog, hihihih. Yah, maksudnya kerjaan gua selalu beres deh pokoknya dan dijamin rapi jali, tapi dia emang suka membesar-besarkan masalah, padahal dia aja buka FB page seharian (yang dah terang-terangan melanggar policy kantor). Terus, gua padahal lagi chat sama temen satu department gua juga karena lagi ngomongin kerjaan. Cuma berhubung kantornya berjauhan, yah kita ngomong lewat IM aja.

Terus besoknya, dia ngambeq sama gua gara-gara gua bikin error di CV salah satu Partner disini. Mustinya 2006 terus gua ketik 2009, tapi boss gua yang proofread dan make sure semuanya bener sebelum final printing; malahan dia yang coret-coretin mana aja yang perlu diganti (CV ini emang dibuat dalam waktu singkat, sekitar 4 jam untuk 28 halaman). Singkat cerita, dia telp temen gua (karena dia lagi keluar kota) dan suruh temen gua kasih tau gua kalo dia unhappy dan gua diminta tulis apology letter. Gua langsung BT banget deh digituin, terus siangnya gua lapor ke bagian HRD dengan keluhan gua ngerasa di-anak tirikan karena kita kan 1 department, tapi koq dia bisa-bisanya nyalahin gua dengan semena-mena. HRD juga setuju dengan omongan gua dan emang sih…tiap bulan pasti ada yang ngeluh tentang ini orang. Untungnya juga, ga ada yang complain tentang gua dan gua emang sik asik aja temenan sama yang lain, termasuk para boss di kantor yang jauh levelnya di atas boss gua ini. Gua juga serba salah kalo mau ‘naik banding’ karena boss gua ini kan jago ngomong, jadi HRD bilang supaya gua selalu kasih tau mereka dulu dan selalu email mereka juga.

Boss gua ga suka kalo kita ngobrol di kantor, jadi kalo ada temen yang mampir ke tempat gua, dia bakalan ngusir dengan bilang kalo gua ada deadline, padahal temen gua baru nongol 2 menit. Jadinya semua pada anti ke marketing department kalo ada boss gua ini, hihihi. Terus, muka kita akan terlihat lebih berseri-seri kalo dia ga masuk kantor. Bagaimana kalo cuti? Beuh, kita tetep harus kirim email dan laporan ke dia biarpun dia lagi jalan-jalan ke Eropa atau sakit parah yang bikin dia harus tiduran.

Boss gua ini termasuk orang yang suka pilih kasih, jadi hari ini dia sayang si A, terus besok bisa si B, muter-muter deh disana dan dia juga selalu moody. Jadi pagi-pagi bisa happy, terus 10 menit kemudian jadi BT gara-gara 1 email atau kerjaan yang ga sesuai dengan kemauan dia.

Minggu lalu ada yang bikin gua shock lagi. Kan gua kadang bikin Partner report buat CEO gua di kantor selama orang yang ngurusin belum ada (banyak yang keluar karena ga tahan kerja sama dia). Jadi kira-kira report itu mengkalkulasi total aktifitas Partner ketemu sama client-client gitu deh, jadi otomatis para Admin-nya harus tanggung jawab buat masukkin datanya, sementara gua tinggal pencet tombol terus print report-nya dan dipercantik dengan grafik. Yah, kemaren ini ada beberapa Admin yang informasinya kurang lengkap jadi gua email ke mereka. Gini email gua:

Hello,
I wanted to double check with you that the activity numbers on Allison’s report recently run, are accurate. When we looked at them they looked low, so can you please verify that they are correct. Thank you.

Terus si Admin bales:

Hi Linda,

This is absolutely not correct for Allison.  There should be 6 more activities for her.  One on 4/25, one on 4/27, and 4 on 4/29. 

Allison has not been able to have many for this year and will no longer have activities until we get her computer straightened out.  I can create duplicates and add more “junk” into the system if that’s what I need to do for her to get her appropriate activity count.  Until then, no more activities for Allison.
Let me know if you have any questions.

Buat gua, itu email ga ada kasar-kasarnya tapi sama Boss gua tuh dibikin jadi besar karena itu Admin. Dia bilang ke salah satu team-mate gua supaya nanganin masalah ini:

Wow, that is pretty snippy. Note the rancor…This is what we something have to deal with so let me know how you think we can handle.  What are some diplomatic solutions here?

Udah kan gitu aja. Gua juga ga ngomong apa-apa. Ternyata, dia bilang ke CAO kita (supervisor dia) kalo dia ngerasa emailnya itu terlalu tajam dengan bilang sistim yang kita pakai itu junk. Lagi-lagi itu CAO ngebelain dia banget, sampe ngomong ke si Admin gitu. Tapi yang bikin gua shock tuh waktu gua dapet email ini dari si Admin:

Dear Linda,

I want to apologize for any negative tones the previous email may have had.  It was brought to my attention that it seemed like I was unwilling to help get Allison’s activities in place and other such things.  My intent was only to relay that I have no power over when Allison’s computer would be fixed and as such no power to enter activities.  It has been a circle trying to get this worked out.  I truly did not mean to bear down on you the problems this system has created; I realize you were just doing what your job requires.    

It is my understanding that Allison’s computer should now be equipped to handle the system.  I will do my best to try it out and get all prior activities in the system as fast as possible.

Again, I truly apologize for any ill feelings I have caused you.

Sincerely.

Gua asli shock. Bisa-bisanya dia bawa nama gua ke CAO dan bilang kalo gua ngerasa irritated dengan email si Admin itu. Panas membara gua….

Terus hari ini ada kejadian lagi. Gua kan ada 2 boss, boss Marketing yang error sama Partner di kantor. Gua suka banget kerja bareng ini Partner karena selain dia baik, dia juga deket banget sama gua. Gua bisa curhat tentang boss error ini ke dia, terus ngomongin rumah, kerjaan, dll. Inti kata, gua berharap banget bisa full-time kerja sama ini Partner aja, tapi apa daya…belum bisa. Hari ini temen gua cerita kalo dia ngorek informasi dari boss marketing yang error tentang gua dan ini Partner. Boss marketing bilang kalo gua ga suka banget kerja sama Partner ini, katanya Partner ini sangat tidak respect sama gua dan gua berusaha supaya ga kerja bareng ini Partner. Terus, boss marketing ini bilang kalo gua selalu berusaha supaya cari alesan biar ga dealing sama ini Partner. Temen gua emang tau kalo gua suka banget sama ini Partner dan kebetulan dia juga emang suka sama Partner ini. Makanya dia diem-diem aja dan ga bales apa-apa.

Boss gua emang pernah cerita (waktu mabok anggur alias kebanyakan minum wine) kalo ortunya itu ketat banget dalam mendidik anak. Ibarat Tiger Mom yang semuanya serba disiplin, ditambah papanya itu dokter bedah syaraf jadi memaksa anaknya supaya pinter. Terus, pernah satu kali mamanya bikin surprise pas ultah dia yang ke-tujuh dengan ngundang temen-temennya dan dia shock berat. Sejak saat itu, dia ga suka surprise dan ga pernah orang mau tau tentang ulang tahunnya. Aneh yah? Gua mah malah seneng kalo kumpul sama temen-temen.

Kan dia tinggal sama anjing dan kucingnya doank disini, sementara ortunya tinggal di kota lain sama anak yang satunya lagi. Jadi dia kaya kesepian gitu. Kalo weekend juga ga kemana-mana. Gua tau karena ada temen kantor kita yang deket sama dia (walopun dia juga ga suka tapi terpaksa karena dia ga bisa bilang tidak), jadi boss gua ini suka curhat sama dia…dan temen gua ini curhat ke kita, hihihi. Semua temennya ninggalin dia karena dia suka ngatur. Dia sih suka cerita *nyombong* kalo ada temen di Martha Stewart terus pergi jalan-jalan, eh tapi sekarang dah ga temenan lagi, hehehe. Terus ada temen lain di New Mexico sana tapi ga pernah ada cerita-ceritanya.

Hari ini juga ada kejadian lagi. Dia suka laporan ke supervisor dia kalo kita (team-nya) suka menghamburkan uang alias salah nge-print. Misalnya ada salah ketik di final product terus kesalahannya lupa diganti, dan kita baru sadar pas udah selesai dicetak. Uangnya mah ga seberapa, cuma $100-an. Sedangkan dia? Whoa…dia bisa 3 kali ganti schedule pesawat dalam waktu 2 minggu, padahal dia udah harus berangkat 4 hari sesudahnya. Dia lupa kalo tiap kali ganti tiket berarti tambah uang. Mending kalo ganti schedule karena dia ada meeting, dll. Ini karena dia mau ketemu mamanya dan bingung apa di airport mana dia harus landing, hehehhe. Cape dahhhhh…. Terus, dah rencana balik hari Rabu siang tiba-tiba minta ganti Selasa malam dengan alasan…takut kangen sama anjingnya. *Doenkkkkkk* Barusan gua iseng, gua kalkulasi total pengeluaran dia. Biayar tiket pulang pergi cuma $134, tapi gara-gara dia berubah pikiran molo sampe berkali-kali, jadilah total biaya buat upgrade jadi $270…dan itu ga termasuk harga tiket lho. Tapi yah itu, ga ada yang bisa lawan dia karena dia bisa bermanis-manis ria ke supervisor-nya dan big boss.

Saking semua orang sebel sama dia, dah banyak yang ga tahan kerja bareng dia. Setidak-tidaknya udah ada 5 orang ganti di posisi yang sama dalam waktu 10 bulan. Kalo dari 1 department sih udah ada 11 orang yang ganti sejak dia masuk company ini, April 2008. Padahal 1 team kita cuma 5 orang lho. Saking suka banyak yang keluar masuk, sampe temen gua males kenalan sama orang baru di department kita. Alesannya…bentar lagi juga cabud dari kantor, hehehhe. Terus kalo ada orang baru, kita suka taruhan kira-kira orang ini bakalan bertahan berapa lama, hahhaa. Jahat yah kita.

Gua sendiri sebenernya udah ga tahan dealing sama dia, dah naik ke ubun-ubun rasanya, ehhehehe cuma gua muka tembok aje deh. Dah sebulan terakhir ini gua lagi cari kerjaan baru. Ga getol sih carinya, hehehe soalnya kan Fritz juga masih cari dan gua ga berani modal nekad langsung lepasin kerjaan gua, apalagi kalo inget rumah idaman, hihihih. Nanti kalo sama-sama jobless, malah jadi runyam karena susah buat support satu sama lain.

Kadang kasian juga sama boss gua ini soalnya kan dia hidup sendirian. Gua jadi mikir, nti kalo mati ga ada yang temenin, hihihi. Tapi di lain pihak, dia juga sarkastik banget dan ga mau kalah. Masa lomba baju Halloween terus norak banget bilang ke orang yang tahun lalu menang, “what you got, huh? Bring it on”. Gua sih malu kalo jadi dia soalnya dia kalah, mana pake acara bikin baju khusus dari latex ala meat dress-nya Lady Gaga pula, heheheh. Malu dehhhh, dan temen gua yang menang itu cuma pinjem baju Snow White di rental biasa, hihihihi. Intinya, gua takut kalo suatu hari nanti gua berubah jadi emosional seperti dia. Igh amit-amit dah….kasihan si Fritz dan anak-anak kalo gua berubah seperti itu. Dugh Tuhan, jangan sampe deh ye….

Percayalah, boss gua ini termasuk barang antik. Kalo lagi ada meeting bareng CEO, kita ga boleh pake baju yang berwarna sama. Kan kalo meeting gituan, jadi ga boleh ada kembaran biru atau hijau misalnya. Yang ada, kita disuruh pulang pas jam makan siang cuma buat ganti baju biar warnanya ga sama, padahal modelnya beda. Beneran…karena ini udah kejadian.

Sekian uneg-uneg kali ini…. Kira-kira diapain yah enaknya….

Advertisements

23 thoughts on “CurHat Seorang Karyawati

  1. ih iya gile nyebelin banget ya…
    tapi emang nyebelinnya orang2 kayak begitu itu pintar menjilat banget…

    dulu pas masih kerja di jakarta juga gua ada temen yang asli nyebelin abis. suka mengadu domba dan fitnah. temen2 1 team pada udah tau dan sebel ama dia. tapi dia itu juga kayak bos lu, pinter banget menjilat bos kita. jadi ya bos kita demen ama dia… kita yang sampe eneg ngeliatnya… 😛

    well ya ketemu orang2 kayak begini jadi reminder juga buat kita lin, supaya kita gak jadi kayak mereka.. ya gak.. 😀

  2. Lin, memang banyak sekali orang kayak gini di dunia. Baik dalam dunia kerja, maupun dalam pergaulan sehari-hari. Yang pasti yang harus elu lakukan itu adalah: TIDAK DIAM. Diam itu nggak selamanya benar. Kalau perlu, elu straighten out setiap kali elu bermasalah sama dia. Share saja masalah elu ini dengan orang yang tepat.

    And juga doakan itu orang, karena dia seperti itu, pasti karena dia ada psychological problem. Ketidakbahagiaan dia sendiri, dia curahkan dengan sabotage orang lain. Persis sekali sama seseorang yang gue kenal dan sempat sangat deket sama gue. Ada orang normal yang happy kalau dia bisa berhasil karena berjuang dan berprestasi, tapi ada juga orang psycho yang happy kalau dia kelihatan baik karena dia menjatuhkan orang lain. Keep praying for that person, bener deh.

    • Thanks yah Ny. Iya nih, ga ada yang bisa diapa2in selain doa. Gua suka godain temen gua, gara2 boss gua, kehidupan rohani kita jadi lebih kuat karena dikit2 deg-2an diomelin jadinya kita doa molo, hahahhaha. Tapi iya sih, kita semua juga suka ‘bertindak’ biar ga ditindas molo.

  3. jadi inget ama boss g yg tukang tipu dan penjilat itu, dia itu pinter ngomong, jd orang lain yg gawe ama dia ngomong jelek, dia bisa meyakinkan orang itu hahaha.. tapi yg udah ngerasain gawe ama dia biasanya udah tau tuh sifatnya ^^
    pusink emang klo ada boss2 yang kek begini yah! ga bisa di pecat secara statusnya boss

  4. Wedew…….
    Mgkn harus sewa kesatria baja hitam untuk menumpas kejahatan hehehe…
    Dia sebenernya cm cari perhatian krn kurang perhatian kli ya. Tapi ga ada yang pernah ngasi tau kalo caranya tu salah.
    Jd klo emang ga ada yg berani, ya tutup kuping aja jangan dimasukin hati daripada cape hati.

    • Hahhaha butuh banget ksatria tuh. Bingung juga diapain, tapi rasanya gua udah kebal kali yah. Bisa sampe bertahun2 dah cuek aja sama dia, hahahha. Betul tuh, masukkin kuping kiri keluar kanan.

  5. gua ampe terlongo2 bacanya, serius ada orang yang disuruh pulang karna pake baju sama di miting? itu orang antik buanget ya..
    tapi kasian ya sebenernya dia kesepian makanya jadi freak gitu, makin freak makin gak yang mau temenan, mungkin nanti kalo ketemu jodoh baru bisa mendingan, lu brani gak comblangin lin? 😛

    • Hahhaha katanya dulu pernah merit terus pisah, Vi. Itu kata temen gua, ceritanya waktu itu mereka pergi dinner terus minum wine. Boss gua ini gila wine, jadi biarpun di rumah cuma sendiri tapi koleksi wine-nya ada 130-an karena dia cuma minum sendirian. Nah, waktu itu dia lagi mulai tipsy gitu deh, jadi curhat kehidupannya. Waktu gua masuk kerja, dia engaged tapi putus gara2 dia ga tega ninggalin anjingnya lama2 soalnya tunangannya di SF, jadi kalo tiap weekend, dia suka sedih ninggalin anjingnya. Kita sampe iseng pengen taro profile di biro jodoh, hihihi.

  6. Hahahahahaha…….oh mama oh papa….dulu sering baca majalah kartini juga lu yaaaa……hoihihihi samaan ama gue donggg :). Jiahhh baru mo gue tebak itu boss lu yg nyuru kalian pulang gara2 bajunya sama….ternyata elo bahas juga di akhir cerita…hiihihih. Tpi itu boss lu sih gile juga yah da masa bisa ngadu domba ampe kayak gitu pegimane sih jabatan boss tapi kelakuan kayak gitu :(.
    Itu dia cinta mati bener yak ama anjingnya…..gonta ganti pesawat gara2 kangen ama anjingnya, eh putus ama tunangan juga gara2 anjing….alamakjang deh gue……fotonya ada ga sih da yang dia pake baju latex ala lady gaga….hiihihihih *kepo gue kumat deh*.

    • Hahahhaha iya Bel, waktu itu dia nangis berhari2, dateng ke kantor dengan mata sembab gara2 anjingnya kena tumor otak terus meninggal. Fotonya ada deh, pas halloween gitu di blog, hehehe.

  7. hiiii… males banget punya boss model gitu. ga pantes jadi bos itu maaah! di demo ajaaa..
    untung aja selama kerja, bos gue orangnya baik2. hihihihi… eh tapi klien gue kek gitu tuh. nyebelin ABISSS.. kita sih nganggepnya dia nyebelin karena ga kawin2. hahaha..

    • Iya Nad, udah pada nge-demo. Tiap kali lapor ke HRD, tapi tetep aja tuh, back up-nya dia terlalu kuat, hehehe. Betulll, kita juga anggepnya gitu sampe pada pengen bukain dia account di biro jodoh, hehehe.

  8. cuma bisa bilang 1 kata “NYEBELINNNNNNNNN”
    ehhh bener tuhh komen nya Nadia.. biasanya yg nyebelin pangkal rese n galak ga jelas gtu yg ga kawin2.. dah b’brapa kali gw perhatiin gtu tuh.. heran juga

  9. eny says:

    aishhh… bacanya sampe meringis, antara sebel tapi kasian juga sama dia. Gua rasa sebenernya dia sendiri juga menderita sih, ga ada temen, kesepian. Dan mungkin saja sebenernya hatinya juga banyak luka yang belum sembuh (pahit) jadi kerjaannya ya menyebar kepahitan ke sekitarnya (baca: nyebelin). lah wong sumbernya aja pahit yang mengalir dari situ ya pahit deh…. musti diapain ya buat nolong? kalo disini ada pelajaran inner healing, mengakui kalo dia emang ada luka, minta ampun sama Tuhan dan melepaskan pengampunan buat yg dipahitin.

    Ya udah lah liiinnn, sabar aja n jangan disimpan di hati. Doain aja biar dia ketemu konselor yang tepat biar bisa sembuh. Ato lu mau coba jadi conselornya? hihihihihiihih

    • Hahhahaha berat En kalo gua jadi konselornya. Gua rasa harus ada orang yang bener2 sabar dan mau ngayomi dia. Tapi gua jadi belajar sih, kalo kehidupan kita kering, dalem2nya juga seperti duri yah. Makanya siraman air (kehidupan rohani, sosial, dll) itu penting banget yah.

  10. Sebenarnya dalam salah satu terapi (biasanya utk alcoholism sih tapi bisa diterapkan utk semua kasus) di mana keluarga dan semua teman dekat atau kolega diminta berkumpu bersama orang tersebut. Kemudian masing2 bebas mencurahkan kesulitan yang dia rasakan terhadap dia dengan kata2 seobyektif mungkin (no calling name at all cuma jabarin sifat tak terpujinya). Nah pas dia kan pasti bantah2 tuh tapi yang lain bisa meneguhkan/mengkonfirmasi. Awalnya mungkin seperti keroyokan ya, tapi cukup berkhasiat lho. Kalau orangnya mature biasa itu adalah titik balik dalam kehidupan dia, dan kita juga lega karena tidak hanya unek2 di belakang dia tapinya dia nggak sadar2 atau secara alam bawah sadar tidak mau mengakui. Nah, daripada keluar gara2 dia padahal masih suka ama pekerjaan ini mending coba ngomong langsung ama dia tentang semuanya. Syukur2 dia juga berubah, kalau nggak nothing to loose atau dia memiliki kapasitas mecat elo? Kalau gitu sih susah. Just another opinion from me, cheeeers:)

    • Oooo gitu yah El, nti gua coba ah tapi kudu ajak temen2 dulu, ahhahaha. Kudu dikumpulin biar semuanya on the same page dulu kali yah. Thanks banget lho buat masukannya!

  11. Wihh males deh kalo ada orang kepo dan ember gitu. Tapi enak juga ya dsana bisa “curhat” ke HRD kalovada masalah. Jadi kaya guru BP :p

    kalo mau meeting sama Ceo harus nerka2 dlu dong warna baju dia hhaha. Ada2 aja. Antik ;p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s